Renungan sore. Jakarta, Selasa 31 Maret 2026.
*Ini adalah pembacaan firman Tuhan kepada jiwa-jiwa yang ada di sorga, di padang rumput yang hijau nan indah.
Untuk mereka yang diselamatkan pada saat-saat terakhir, seperti penjahat disamping Tuhan Yesus.
Yang belum pernah dengar tentang kedahsyatan Tuhan dan mukjizat Tuhan yang luar biasa
Yang belum pernah dengar tentang karya penebusan Tuhan Yesus di kayu salib.
Yang belum berkesempatan untuk membaca Alkitab dan pergi ke gereja.
Saya meminta izin Bapa untuk renungan.
Berfirmanlah Tuhan:
"AnakKu Aku sangat mengasihimu. engkau berusaha mengatur waktumu dengan sangat bijak dalam menyelesaikan tugas duniawimu dan tugas rohanimu.
Tetaplah engkau bekerja dengan penuh hikmat yang daripadaKu sehingga semua tugasmu dapat engkau selesaikan dan menyenangkan hatimu, juga menyenangkan hatiKu Tuhan Allahmu yang sangat mengasihimu.
Bacakanlah firman-Ku dengan sepenuh hatimu ya anakKu biar firmanKu terus menguasaimu, mengubahmu, menolongmu dan memberkatimu. Aku sangat mengasihimu."
Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus, saya bersyukur kepadaMu.
Setelah Tuhan berfirman, saya menyapa jiwa-jiwa Tuhan di Sorga.
Pembacaan firman Tuhan dari: 2 Samuel pasal 15
Perikop yang terdapat dalam 2 Samuel pasal 15 adalah:
Absalom mengadakan persepakatan gelap.
Daud melarikan diri dari Yerusalem.
Setelah selesai pembacaan firman Tuhan, Berfirmanlah Tuhan:
"AnakKu Aku sangat mengasihimu. setiap manusia mempunyai masalah dalam kehidupannya dan untuk mendapatkan hasil yang terbaik dia harus datang kepadaKu memohon pertolonganKu, memohon jalan keluar kepadaKu sehingga Aku memberi yang terbaik bagi kehidupannya.
Demikian juga dengan engkau hai anakKu, engkaulah manusia terdiri dari darah dan daging, mempunyai banyak masalah dalam kehidupanmu. tapi ingatlah ... tetaplah engkau taat akan perintahKu sehingga masalah-masalah yang ada padamu boleh berakhir dengan sukacita, karena Aku ikut bekerja dalam menyelesaikan setiap masalah yang ada dalam keluargamu.
Akulah Tuhan Allah yang ajaib, yang mulia, yang dahsyat, yang mengasihi manusia ciptaanNya serupa dan segambarNya dan yang selalu memberikan tangan untuk menolong mereka.
*saya melihat Tuhan meneduhkan angin ribut di danau. Dalam badai yang gelap gulita Tuhan berdiri dan menghardik angin ribut itu.
AnakKu, tetaplah mengisi hidupmu dengan firmanKu. teruslah menelaah firmanKu dan teruslah merenungkannya siang dan malam. sehingga firmanKu menerangi kaki kecilmu sehingga engkau boleh berjalan di jalan yang terang, jalan yang indah yang memang telah tersedia bagimu. Aku sangat mengasihimu."
Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus, saya bersyukur kepadaMu.
Renungan telah selesai, saya meminta Malaikat dan Kuda Sembrani mengantar saya pulang ke rumah ibu saya di Jakarta.
Malaikat: hamba Tuhan, memang banyak masalah di bumi tempat tinggal hamba Tuhan. Tapi ingatlah ... Mata Tuhan Allah selalu melihat hamba-hamba-Nya yang setia kepadaNya dan memberikan pertolongan kepada setiap mereka. Tuhan berkati hamba Tuhan dengan berlimpah-limpah.
Saya: ya betul sekali Malaikat, Haleluyah.
Bapa … saya pulang
Berfirmanlah Tuhan:
"AnakKu pulanglah, tetaplah hidup sesuai kehendakKu. jangan lupa jaga kesehatanmu sehingga engkau tetap bisa berkarya untuk kemuliaan namaKu. berdirilah teguh jangan goyah, arahkanlah seluruh pandangan hidupmu kepadaKu. supaya sinar kemuliaanKu menaungi hidupmu dan engkau boleh menjadi berkat bagi banyak orang. Aku sangat mengasihimu."
Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus, saya bersyukur kepadaMu
Berfirmanlah Tuhan: “Aku sangat mengasihimu anakKu.”
Haleluyah, Haleluyah. Amin, Amin, Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar