Renungan pagi. Jakarta, Rabu 1 April 2026.
*Ini adalah pembacaan firman Tuhan kepada jiwa-jiwa yang ada di sorga, di padang rumput yang hijau nan indah.
Untuk mereka yang diselamatkan pada saat-saat terakhir, seperti penjahat disamping Tuhan Yesus.
Yang belum pernah dengar tentang kedahsyatan Tuhan dan mukjizat Tuhan yang luar biasa
Yang belum pernah dengar tentang karya penebusan Tuhan Yesus di kayu salib.
Yang belum berkesempatan untuk membaca Alkitab dan pergi ke gereja.
Saya meminta izin Bapa untuk renungan.
Berfirmanlah Tuhan:
"AnakKu selamat pagi waktu Indonesia mu. Aku senang berada di negaramu Indonesia karena ada hamba-hambaKu yang sangat mengasihi Ku yang terus-menerus menaikkan doa-doa mereka kepadaKu untuk keselamatan jiwa-jiwa di seluruh bumiKu ini.
anakKu, tenanglah ... semua kesukaran hidupmu sebagai manusia sangat mudah dan dapat diselesaikan dengan pertolonganKu, dengan kasihKu, dengan hikmatKu, dengan Mukjizat Ku. Banyak hal yang telah Kuberikan kepada duniamu ya anakKu, dan engkau bisa mencari segala sesuatunya supaya meredakan kesakitan yang diderita oleh seseorang.
Karena semua penyakit di bumi ini dapat disembuhkan, tapi keselamatan itu yang terpenting. itulah yang ada dalam hati keluargamu, ibumu, yang sangat mengasihiKu. dan memang, dia benar ... keselamatan itu yang terpenting dari segala sesuatunya.
Karena itu selalulah engkau merenungkan firmanKu siang dan malam sehingga firmanKu terpatri kepadamu dan engkau mempunyai hikmat yang luar biasa sehingga setiap masalah-masalah duniawimu dapat diselesaikan baik dengan hikmatKu, baik dengan pertolonganKu, baik dengan kasihKu. Aku sangat mengasihimu."
Tuhan berbicara tentang penyakit. kalau kita sakit kita mempunyai hikmat mencari obat yang tepat buat tubuh kita atau kita ke dokter.
seperti itu.
Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus, saya bersyukur kepadaMu.
Setelah Tuhan berfirman, saya menyapa jiwa-jiwa Tuhan di Sorga.
Pembacaan firman Tuhan dari: 2 Samuel pasal 17-19
Perikop yang terdapat dalam 2 Samuel pasal 17-19 adalah:
Nasihat Ahitofel digagalkan oleh nasihat Husai.
Daud ke Mahanaim.
Absalom terpukul kalah dan mati.
Kabar kematian Absalom disampaikan kepada Daud.
Kesedihan Daud.
Saya sedang membicarakan Absalom seorang anak yang tidak berbakti kepada orang tua, bahkan mau membunuh orang tuanya. dan saya melihat adalah seorang muda yang rambutnya banyak banget, tebal sekali. dia duduk, dia merenung dan dia berkata: saya sangat menyesal.
Dan saya berkata: Ya, ini adalah pembacaan firman Tuhan ya Absalom, jadi saya membahasnya. saya zaman now membahas kejadian zaman old dan itu telah terjadi bertahun-tahun yang lalu.
jadi sekarang Absalom ... silakan bersujud kepada ayahanda Raja Daud dan minta ampun, juga minta ampun kepada Tuhan Allah yang Maha Mulia.
Kemudian saya melihat ada seseorang berdiri dengan jubahnya. Dan dialah Raja Daud. kemudian Absalom datang dan sembah sujud di bawah kaki raja Daud, dan raja Daud memegang kepalanya. dan terlihat Tuhan Allah dengan wajahNya yang besar sekali, melihat sambil tersenyum.
Saya tidak tahu, tapi ketika pertikaian terjadi ... Dan dia berpulang, pasti saat itu Absalom adanya di bawah, tempat kengerian. dan seperti kita ketahui Tuhan Allah telah menyelamatkan banyak jiwa-jiwa, tawanan-tawanan yang ada di tempat kengerian dan Absalom salah satunya yang dibawa Tuhan untuk diselamatkan. Terimakasih ya Bapa.
Setelah selesai pembacaan firman Tuhan, Berfirmanlah Tuhan:
"Aku turut bekerja bersama-sama denganmu ya anakKu. engkau menaikkan doa-doamu kepadaKu, engkau dan keluargamu. supaya jiwa-jiwa boleh diselamatkan dan masuk SorgaKu. dan Aku telah mengabulkan doa ibumu sejak masa mudanya yaitu keselamatan jiwa manusia.
Itu sebabnya banyak manusia yang dulunya terhilang sekarang ada di SorgaKu karena doa-doamu, doa-doa keluargamu ... supaya semua jiwa-jiwa boleh diselamatkan. dan memang mereka sangat berharga di hadapanKu dan Aku mau menyelamatkan mereka karena doa-doa yang telah engkau naikkan sampai ke SorgaKu yang mulia.
anakKu tetaplah engkau berjuang untukmu dan keluargamu, tetaplah membawa semua masalah hidupmu kepadaKu, karena Akulah Tuhan Allah yang turut bekerja dalam hidupmu, mendatangkan kebaikan bagi dirimu.
seperti yang engkau telah baca bahwa Aku melindungi hambaKu Daud karena dialah hambaKu yang telah Ku urapi menjadi Raja Israel dan yang sangat menyenangkan hatiKu, Aku sangat mengasihimu."
Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus, saya bersyukur kepadaMu.
Renungan telah selesai ...
Saya minta Absalom untuk tersenyum, tapi di matanya masih ada sedikit air mata dan kemudian saya melihat Tuhan melap air matanya. lalu dia memandang wajah Tuhan yang mulia, sinar Tuhan dan dia tersenyum.
Terima kasih ya Bapa.
Mari Malaikat dan Kuda Sembrani antar saya pulang ke rumah ibu saya di Jakarta.
Malaikat: hamba Tuhan, betapa kami semua sangat terharu melihat apa yang terjadi di Sorga Tuhan hari ini. sesuatu yang tersembunyi selama berabad-abad sekarang terbuka dengan besarnya dan mendapat sukacita yang luar biasa. Tuhan kiranya berkati hamba Tuhan dengan berlimpah-limpah.
Saya: ya Malaikat Haleluyah.
Bapa … saya pulang
Berfirmanlah Tuhan:
"AnakKu anakKu yang sangat Aku kasihi. Terima kasih untuk semua apa yang engkau lakukan. engkau telah memeriahkan SorgaKu dengan kasihmu dengan senyummu yang sangat indah. Biarlah hatimu tetap murni hadapanKu ya anakKu, supaya engkau boleh menjadi berkat bagi banyak orang. bukan hanya bagi sesamamu manusia tapi juga bagi jiwa-jiwa di SorgaKu. Aku sangat mengasihimu.
Tetaplah hidupmu lurus di hadapanKu ya anakKu dan lihatlah berkat berkatKu mengejar mu dan engkau akan sangat bersukacita melihat kegenapan janjiKu yang akan terjadi kepadamu. Aku sangat mengasihimu."
Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus, saya bersyukur kepadaMu
Berfirmanlah Tuhan: “Aku sangat mengasihimu anakKu.”
Haleluyah, Haleluyah. Amin, Amin, Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar