Renungan pagi. Jakarta, Selasa 31 Maret 2026.
*Ini adalah pembacaan firman Tuhan kepada jiwa-jiwa yang ada di sorga, di padang rumput yang hijau nan indah.
Untuk mereka yang diselamatkan pada saat-saat terakhir, seperti penjahat disamping Tuhan Yesus.
Yang belum pernah dengar tentang kedahsyatan Tuhan dan mukjizat Tuhan yang luar biasa
Yang belum pernah dengar tentang karya penebusan Tuhan Yesus di kayu salib.
Yang belum berkesempatan untuk membaca Alkitab dan pergi ke gereja.
Saya meminta izin Bapa untuk renungan.
Berfirmanlah Tuhan:
"AnakKu Aku sangat mengasihimu.
*Dan kemudian Tuhan memeluk saya dengan kasihNya yang luar biasa
Terima kasih engkau telah membawa jiwa-jiwa di bawah kakiKu pada pagi hari ini, Aku sangat senang melihat mereka datang ke SorgaKu. Mereka adalah manusia yang telah Ku ciptakan dan Ku ukir dengan tanganKu dengan indahnya.
walaupun manusia menganggap bahwa apa yang mereka miliki tidak indah dan mereka berusaha memperindah diri mereka sendiri sesuai keinginan dunia yang tidak sesuai keinginanKu.
Tapi saat ini ketika mereka berpulang Aku mau menyelamatkan mereka, karena engkau ya hambaKu yang sangat Aku kasihi mendoakan mereka. memohon pengampunan dari padaKu dan menolong mereka dibersihkan sehingga mereka juga layak untuk masuk ke SorgaKu.
Terima kasih anakKu yang sangat Aku kasihi, engkau tidak jemu-jemu membawa jiwa-jiwa di bawah kakiKu.
*Kemudian Tuhan memandang kepada oma yang sedang terbaring. dalam pikiran Oma dari semasa mudanya yang terpenting adalah hanya jiwa-jiwa diselamatkan. jadi oma tidak pernah memberkati anak-anaknya.
dia hanya berdoa untuk jiwa-jiwa supaya diselamatkan, dan tidak melepaskan berkat kepada anak-anaknya. tapi saat ini, setelah Oma sepuh, Tuhan berfirman supaya Oma melepaskan berkat-berkat kepada anak cucunya.*
Aku sangat mengasihi hambaKu yang dari masa mudanya berdoa untuk jiwa-jiwa untuk diselamatkan dan pada usia tuanya dia boleh melihat semua doa-doanya telah Ku jawab.
Aku sendiri yang turun ke tempat kengerian, Aku sendiri yang membawa jiwa-jiwa yang sengsara ke SorgaKu yang mulia karena doa-doamu, doa-doa keluargamu.
Semua berkat-berkat yang tertahan dari masa mudamu akan segera dilimpahkan kepadamu, semuanya akan dicurahkan kepadamu bagaikan hujan akhir. supaya hatimu bersukacita dan melihat kedahsyatan Aku Tuhan Allahmu yang engkau sembah. Tuhan Allah yang dahsyat yang memperhatikan hidupmu dan memberkati hidupmu, bukan hanya secara jasmani tapi juga secara rohani.
Itu sebabnya engkau ada di SorgaKu karena kasih setiaKu, karena kemurahanKu, karena kebaikanKu. karena semua manusia telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaanKu dan Akulah Tuhan Allah yang mempunyai inisiatif untuk datang ke bumi dan menyelamatkan jiwa-jiwa yang ada di bumi dengan darahKu sendiri.
AnakKu, tetaplah berjuang bagimu bagi keluargamu, bagi jiwa-jiwa yang sengsara, bagi orang-orang yang membutuhkan pertolonganKu supaya mereka juga boleh mendapat kelegaan dan memuliakan namaKu.
Bacakanlah firmanKu dengan sepenuh hatimu ya anakKu, biarlah firmanKu menguasaimu sebegitu rupa sehingga engkau boleh melakukan hal-hal yang ajaib dalam namaKu. memang engkau hanya berdoa, Aku lah pembuat mujizat. tapi sekali lagi Aku membutuhkan manusia untuk menyatakan kedahsyatanKu kepada setiap manusia ciptaanKu serupa dan segambarKu. Aku sangat mengasihimu."
Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus, saya bersyukur kepadaMu.
Setelah Tuhan berfirman, saya menyapa jiwa-jiwa Tuhan di Sorga.
Pembacaan firman Tuhan dari: 2 Samuel pasal 13-14
Perikop yang terdapat dalam 2 Samuel pasal 13-14 adalah:
Amnon dan Tamar.
Amnon dibunuh, Absalom melarikan diri.
Absalom kembali.
Setelah selesai pembacaan firman Tuhan, Berfirmanlah Tuhan:
"AnakKu Aku sangat mengasihimu. terima kasih engkau telah membaca firmanKu, engkau telah menelaahnya dan engkau telah memperkatakan firmanKu kepada jiwa-jiwa di SorgaKu.
HatiKu sangat bersukacita melihat engkau manusia bumiKu yang kecil ada di SorgaKu dan membacakan firmanKu kepada jiwa-jiwa yang telah Aku selamatkan dari kengerian selama-lamanya.
Manusia memang mempunyai ide untuk membuat dirinya berhasil, tetapi segala sesuatunya harus dibawa di bawah kakiKu supaya Aku melihat semua rancangan isi hati manusia dan melalukan hal-hal yang tidak sesuai kehendakKu dan yang akan menjerumuskannya kepada dosa.
Tapi manusia lebih suka menjalankan apa yang ada dalam isi hatinya, kesenangan pribadinya tanpa bertanya kepadaKu Tuhan Allah Maha mulia.
AnakKu, tetaplah berjalan di jalanKu, tetaplah datang menghadap hadiratKu untuk setiap masalah, persoalan ataupun keinginan hatimu. sehingga Aku Tuhan Allahmu akan membuka jalan-jalanmu dan memberkati apa yang engkau lakukan dan melalukan apa yang tidak sesuai kehendakKu.
Hiduplah tetap dihadapanKu suci dan Kudus ya anakKu, supaya engkau tetap berkenan di hadapanKu dan boleh menjadi berkat. bukan hanya bagi jiwa-jiwa yang ada di sekitarmu, sesamamu manusia tapi juga untuk jiwa-jiwa yang ada di SorgaKu.
karena mereka semua di SorgaKu karena kemurahan hatiKu, karena anugerahKu yang ajaib. mereka datang dengan rohani yang kosong, dengan tidak mengenal Aku Tuhan Allah yang telah menyelamatkan mereka.
Karena itu anakKu tetap giat dalam pelayanan pekerjaanKu dan teruslah membawa jiwa-jiwa di bawah kakiKu. penuhilah SorgaKu dengan jiwa-jiwa, manusia ciptaanKu serupa dan segambarKu, senangkanlah Aku Tuhan Allah Maha pencipta yang sangat mengasihimu."
Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus, saya bersyukur kepadaMu.
Renungan telah selesai, saya meminta Malaikat dan Kuda Sembrani mengantar saya pulang ke rumah ibu saya di Jakarta.
Malaikat: hamba Tuhan, tetaplah berkarya untuk Tuhan Allah Maha mulia. lihatlah banyaknya jiwa-jiwa di Sorga Tuhan. mereka semua bersukacita karena melihat kedahsyatan Tuhan Allah yang belum pernah mereka lihat selama mereka hidup di bumi. Tuhan kiranya berkati hamba Tuhan dengan berlimpah-limpah.
Saya: ya Malaikat Haleluyah.
Bapa … saya pulang
Berfirmanlah Tuhan:
"AnakKu Aku sangat mengasihimu. Biarlah engkau terus membersihkan dirimu, membersihkan jubahmu, teruslah hidup lurus di hadapanKu sehingga Aku boleh berkarya dalam hidupmu, melakukan mujizat-mujizat Ku, keajaibanKu.
karena memang Aku Tuhan Allah yang ajaib, Tuhan Allah yang dahsyat, Tuhan Allah yang penuh dengan keluarbiasaan dan Aku mau menyatakan kedahsyatanKu kepada manusia ciptaanKu. Karena itulah hai anakKu persiapkanlah dirimu, persiapkanlah hidupmu untuk menjadi berkat bagi segala makhluk di bumi ini. Aku sangat mengasihimu."
Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus, saya bersyukur kepadaMu
Berfirmanlah Tuhan: “Aku sangat mengasihimu anakKu.”
Haleluyah, Haleluyah. Amin, Amin, Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar