Laman

Kamis, 08 Januari 2026

Firman Yang keluar dari mulutKu tidak berlalu dengan sia-sia

Renungan pagi. Jakarta, Jumat 9 Jan 2026.

*Ini adalah pembacaan firman Tuhan kepada jiwa-jiwa yang ada di sorga, di padang rumput yang hijau nan indah.
Untuk mereka yang diselamatkan pada saat-saat terakhir, seperti penjahat disamping Tuhan Yesus.
Yang belum pernah dengar tentang kedahsyatan Tuhan dan mukjizat Tuhan yang luar biasa
Yang belum pernah dengar tentang karya penebusan Tuhan Yesus di kayu salib.
Yang belum berkesempatan untuk membaca Alkitab dan pergi ke gereja.

Saya meminta izin Bapa untuk renungan.
Berfirmanlah Tuhan: 
"AnakKu Aku sangat mengasihimu, Terima kasih pagi hari ini engkau datang ke SorgaKu yang mulia untuk membacakan firman-Ku kepada jiwa-jiwa di SorgaKu dan bercengkrama dengan Aku Tuhan Allahmu Yang Maha mulia.

Aku sangat mengasihimu, Aku memberkatimu, Aku menolongmu, Aku melindungi mu.
ketika engkau telah menerima berkat yang berlimpah daripadaKu selalulah ingat dari mana engkau diambil sehingga berkat-berkat itu tidak menjadi jerat bagi dirimu. 

Bacakanlah firmanKu dengan sepenuh hatimu sehingga firman-Ku mengubah seluruh hidupmu, seluruh pandangan hidupmu. sehingga apa yang engkau lakukan sesuai dengan kehendakKu. Aku sangat mengasihimu."

Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus, saya bersyukur kepadaMu.
Setelah Tuhan berfirman, saya menyapa jiwa-jiwa Tuhan di Sorga.
Pembacaan firman Tuhan dari: Imamat pasal 8.
Perikop yang terdapat dalam Imamat pasal 8 adalah:
Pentahbisan Harun dan anak-anaknya

Setelah selesai pembacaan firman Tuhan, Berfirmanlah Tuhan: 
'AnakKu Aku sangat mengasihimu. Aku sangat terharu mendengar doa-doamu. Engkau berdoa dengan sepenuh hatimu ya anakKu, dengan seluruh hidupmu. 

memang engkau adalah wanita yang sangat sederhana tapi dalam kesederhanaan mu engkau melayani pekerjaanKu dengan tulus, karena itu Aku sangat mengasihimu.

Tetaplah engkau melayani Aku dari hari ke sehari anakKu, tetaplah membersihkan dirimu. banyak jiwa-jiwa yang berkesusahan, biarlah engkau mendoakan mereka dan menolong mereka untuk mencapai SorgaKu.

berkat-berkatKu akan segera menjumpaimu ... tenanglah, bersabarlah supaya hatimu penuh dengan sukacita ketika engkau menerima segala sesuatunya.

engkaulah anakKu hambaKu yang selalu bersyukur akan apa yang Kuberikan kepadamu, biarlah terus ucapan syukur itu keluar dari mulutmu ya anakKu sehingga berkat-berkatKu boleh berkelimpahan dalam hidupmu. Aku sangat mengasihimu."

Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus, saya bersyukur kepadaMu.
Renungan telah selesai, saya meminta Malaikat dan Kuda Sembrani mengantar saya pulang ke rumah ibu saya di Jakarta .

Malaikat: hamba Tuhan, betapa Tuhan Allah sangat mengasihi hamba Tuhan. hamba Tuhan dipeluknya dengan penuh kasih sayang, itu artinya kasih Tuhan Allah kepada hamba Tuhan begitu besar.

biar hamba Tuhan terus melayaniNya, terus memuliakan namaNya. Tuhan kiranya berkati hamba Tuhan dengan berlimpah-limpah. 
Saya: ya Malaikat Haleluyah.

Bapa … saya pulang
Berfirmanlah Tuhan:  
"AnakKu Aku sangat mengasihimu.
(Tuhan kemudian memeluk saya dengan penuh kasih sayang) 
Teruslah berkarya untuk kemuliaan namaKu, teruslah memberkati jiwa-jiwa di sekitarmu, teruslah bersabar menunggu penggenapan janji-janjiKu. 

karena Akulah Tuhan Allah Maha mulia pencipta langit dan bumi ini ... dan firman Yang keluar dari mulutKu tidak berlalu dengan sia-sia. tapi akan bekerja sesuai kehendak hatiKu, Aku sangat mengasihimu."

Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus, saya bersyukur kepadaMu
Berfirmanlah Tuhan: “Aku sangat mengasihimu anakKu.”
Haleluyah, Haleluyah. Amin, Amin, Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar