Renungan Sore. Jakarta, Kamis 8 Jan 2026.
*Ini adalah pembacaan firman Tuhan kepada jiwa-jiwa yang ada di sorga, di padang rumput yang hijau nan indah.
Untuk mereka yang diselamatkan pada saat-saat terakhir, seperti penjahat disamping Tuhan Yesus.
Yang belum pernah dengar tentang kedahsyatan Tuhan dan mukjizat Tuhan yang luar biasa
Yang belum pernah dengar tentang karya penebusan Tuhan Yesus di kayu salib.
Yang belum berkesempatan untuk membaca Alkitab dan pergi ke gereja.
Saya meminta izin Bapa untuk renungan.
Berfirmanlah Tuhan:
"AnakKu Aku sangat mengasihimu, Aku senang engkau ke SorgaKu untuk membacakan firman-Ku kepada jiwa-jiwa di SorgaKu. hatiKu sangat bersukacita mendengar suaramu ada di SorgaKu.
Engkaulah manusia kecilKu yang naik sampai ke SorgaKu dan bercengkrama dengan jiwa-jiwa di SorgaKu dan juga dengan Aku Tuhan Allah.
Karena itu tetaplah engkau menguduskan dirimu hari lepas hari ya anakKu sehingga engkau tetap boleh datang ke SorgaKu yang mulia ini. Aku sangat mengasihimu."
Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus, saya bersyukur kepadaMu.
Setelah Tuhan berfirman, saya menyapa jiwa-jiwa Tuhan di Sorga.
Pembacaan firman Tuhan dari: Imamat pasal 7.
Perikop yang terdapat dalam Imamat pasal 7 adalah:
Korban penebus salah.
Korban keselamatan.
Larangan memakan lemak dan darah.
Bagian imam daripada segala korban keselamatan.
Setelah selesai pembacaan firman Tuhan, Berfirmanlah Tuhan:
"AnakKu Aku sangat mengasihimu, terima kasih engkau telah menelaah firmanKu dengan begitu indahnya. Aku senang mendengarkan engkau memperkatakan firmanKu. engkaulah anakKu hambaKu yang lurus hati yang selalu berusaha hidup sesuai kehendakKu.
Hukum-hukum Ku begitu banyak dan semua umat Israel harus mengikutinya. supaya hati mereka, pikiran mereka, mata mereka tertuju kepadaKu bukan kepada yang lain.
Tapi anakKu Yahushua Hamashia telah menyempurnakan semua hukum-hukum Ku dan menyatukannya dalam tubuhNya yang dikorbankan Nya untuk setiap manusia di bumi ini. mendamaikan Aku Tuhan Allah Maha mulia dengan manusia yang berdosa.
Karena itu hai anakKu berjalanlah lurus di hadapanKu, hormatilah pengorbanan anakKu Yahushua Hamashia yang di kayu salib dan hiduplah sesuai kehendakKu.
jadi berkat lah bagi banyak orang dan pergilah sampai ke ujung bumi, jejakanlah kaki ke kecilmu itu ke setiap sudut di bumi ini ... takhirkanlah dan bawalah jiwa-jiwa di bawah kakiKu.
Waktu kedatanganKu sudah sangat singkat. karena itu anakKu, ketika engkau menerima berkat-berkatKu ber segeralah, pergilah, jelajahi lah bumi milikKu ini dan takhirkanlah dengan kuasa darah anakKu Yahushua Hamashia. anakKu Aku sangat mengasihimu."
Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus, saya bersyukur kepadaMu.
Renungan telah selesai, saya meminta Malaikat dan Kuda Sembrani mengantar saya pulang ke rumah ibu saya di Jakarta .
Malaikat: hamba Tuhan yang dikasihi Tuhan Allah yang Maha mulia, biarlah hamba Tuhan selalu mengangkat wajah hamba Tuhan dan melihat kemuliaan Tuhan. sehingga sinarNya yang ajaib boleh menerangi hidup hamba Tuhan. Tuhan kiranya berkati hamba Tuhan dengan berlimpah-limpah.
Saya: ya Malaikat Terima kasih ya Haleluyah.
Bapa … saya pulang
Berfirmanlah Tuhan:
"AnakKu Aku sangat mengasihimu, tetaplah engkau membersihkan hidupmu hari lepas hari dan hiduplah sesuai kehendakKu. doakanlah setiap jiwa-jiwa yang membutuhkan pertolonganKu dan ulurkan lah tanganmu kepada mereka, sehingga mereka boleh mendapat kelegaan daripada Ku dan mereka boleh memuliakan namaKu. Aku sangat mengasihimu."
Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus, saya bersyukur kepadaMu
Berfirmanlah Tuhan: “Aku sangat mengasihimu anakKu.”
Haleluyah, Haleluyah. Amin, Amin, Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar