Laman

Jumat, 09 Januari 2026

Ibadah Raya Natal, Jakarta Kamis 25 Des 2025

Ibadah Keluarga. Jakarta, Kamis 25 Des 2025. 

Firman Tuhan hari ini: Matius 2: 1-12 Orang-orang majus dari Timur

>> Para Majus memuat barang-barang ke atas unta dan berangkat, tidak yakin ke mana bintang itu akan menuntun mereka. Terlepas dari iman dan pengorbanan mereka, ini bukanlah tindakan terbesar mereka.
Yah, mungkin itu adalah ketika mereka menantang Raja Herodes dengan pertanyaan, "Di manakah ia dilahirkan sebagai Raja orang Yahudi?" Herodes adalah boneka Romawi yang setengah Yahudi, sangat cemburu, dan selalu merencanakan sesuatu. Selama masa pemerintahannya, ia membunuh istri dan ibu mertuanya, dan kemudian membunuh tiga putranya. Kaisar Romawi pernah berkomentar bahwa lebih aman menjadi babi Herodes daripada kerabat Herodes. Para Majus mengambil risiko besar dengan menyiratkan bahwa Herodes memiliki penuntut takhta.

Namun, tetap saja, ini bukanlah tindakan terbesar mereka. Lalu apa? Kita dapat menemukannya secara ringkas tertulis dalam Matius 2:11: “Ketika mereka masuk ke rumah itu, mereka melihat anak itu bersama Maria, ibunya, lalu mereka sujud menyembah Dia.”

Bayangkan! Orang-orang paling intelektual pada zamannya, para ilmuwan dan cendekiawan, bijaksana menurut standar duniawi, berlutut di hadapan seorang bayi laki-laki. Dan mereka mempersembahkan hadiah kepadanya: bukan barang-barang murah yang dibeli terburu-buru di toko serba ada, tetapi barang-barang pilihan dari rak-rak yang berkilauan:

*Emas, mungkin dalam bentuk cincin atau potongan Persia – hadiah yang pantas untuk seorang raja.
*Kemenyan, getah aromatik putih yang diambil dari beberapa pohon di Arab, dibakar sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan.
*Mur, rempah-rempah harum yang digunakan untuk mengawetkan mayat, sebuah pertanda bahwa Raja Bayi ini juga adalah Tuhan yang akan Disalibkan.

>> Tindakan terbesar para Orang Bijak adalah penyembahan – dan itu masih merupakan bentuk ekspresi manusia tertinggi. Penyembahan adalah pengabdian kepada Sesuatu yang lebih besar dari diri kita, sesuatu yang kekal, berkuasa, dan dapat dipercaya.

Para Orang Bijak memandang ke arah yang sama dan menemukan tanda Allah tentang seorang Mesias yang baru lahir. Mereka melakukan perjalanan bersama, berharap bersama, mengajukan pertanyaan yang sama bersama-sama: “Di manakah Raja itu dilahirkan?” Mereka tidak goyah. Mereka tidak ragu-ragu. Mereka tidak menyerah dalam pencarian mereka sampai mereka menemukan Anak itu bersama ibunya. Dan ketika mereka menemukannya, mereka bersujud menyembah.

>> Belajar dari para Majus, sembahlah Sang Raja. Bersujudlah di hadapan-Nya! Persembahkanlah hadiah kepada-Nya! Raihlah kekuatan dari sesama penyembahmu, yang berada dalam perjalanan iman yang sama!
 Tidak mengandalkan kebijaksanaan duniawimu, keahlianmu, kekuatanmu, hartamu... dan serahkanlah semuanya kepada Dia yang kelahiran-Nya diumumkan oleh para malaikat, ditandai oleh sebuah Bintang dan dikunjungi oleh para gembala yang rendah hati dan orang-orang Bijak.

**
Pernyataan Tuhan selama ibadah Raya:

1.Berdoa Firman Tuhan Umum: Oma
Berfirmanlah Tuhan: 
“HambaKu, biarlah hatimu senang berkumpul bersama anak cucumu. supaya tulang-tulangmu menjadi kuat dan engkau boleh berdoa memberkati anak cucumu. karena waktunya sudah sampai berkat-berkatKu segera tercurah dengan derasnya dalam keluargamu. karena anak cucumu, hamba-hambaKu, dari besar sampai yang kecil akan Ku utus sampai ke seluruh bumi menjadi berkat bagi seluruh makhluk di bumi ini. Aku sangat mengasihimu.” 
Haleluyah. 

2.Si kecil EL, mengucapkan Selamat hari Natal. 
Dan orang-orang Sorga berkata: pretty little girl, selamat hari natal.
mereka sangat senang sekali melihat EL membacakan slide. 
Berfirmanlah Tuhan: 
“Sebagaimana jiwa-jiwa di SorgaKu sangat senang bertemu denganmu hai hamba kecilKu, Aku juga sangat senang bertemu denganmu. jangan pedulikan sekitarmu, fokus kepada Tuhan Allah yang maha mulia. karena Akulah sumber berkatmu, sumber pertolonganmu. andalkan lah Aku Tuhan Allahmu hai hamba kecilKu.” 
Haleluyah. 

3.Standing Applause dengan tiup Shofar, sebelum firman Tuhan
Tuhan sangat senang sekali berkumpul dengan keluarga inti dan keluarga Ketapang. Walaupun keluarga kakak saya tidak ada bersama dengan kami.

4. Pembacaan firman Tuhan tentang 3 orang majus, hamba Tuhan bertanya  mereka dimana?
lalu saya melihat ada orang yang berdiri, dan berkata: kami mencariNya dan telah mendapatkanNya. 

5.PESAN BAPA, TUHAN YESUS, DAN ROH KUDUS
Setelah firman Tuhan disampaikan

Slide selanjutnya adalah pesan Bapa, dan si kecil EL berkata: Bapa telah menunggu,
Dan Bapa tertawa, dan memegang kepalanya EL. 
Berfirmanlah Tuhan: 
“ya anakKu, bersabarlah … Aku senang bercengkrama dengan anak-anakKu dan hamba-hambaKu. anak cucu JPS (papi), anak cucu hambaKu Abraham yang sangat Aku kasihi. 
Inilah saat-saat di mana Aku bisa berbicara langsung kepada manusia ciptaanKu, dan ini sangat Aku tunggu-tunggu … suatu persekutuan yang indah. 

dan Aku senang bersama dengan keluargamu, Aku bisa mengutarakan isi hatiKu kepadamu dan engkau hai anak-anakKu mendengarkan dengan penuh perhatian. terima kasih engkau menghargai kedaulatanKu, terima kasih engkau menghargai kehadiranKu. apa yang engkau lakukan Aku perhitungkan. 

Walaupun engkau hanya membaca firman Ku tanpa menelaahnya, tapi itu sesuatu yang sangat indah dalam engkau membacanya dan yang lain mendengarkannya dengan penuh perhatian. anak-anakKu Aku sangat mengasihimu, tetaplah berjalan dalam terangKu dalam firman-Ku, tetaplah bersabar menunggu berkat berkatKu, berharaplah penuh kepadaKu. 

Akulah Tuhan Allahmu yang memegang tangan kecil ibumu yang sekarang sudah sangat tua, Aku juga memegang tangan kecilmu hai anak-anakKu. engkau semua ada dalam telapak tanganKu dan Aku membawamu bersama dengan Aku. Aku sangat mengasihimu.” 
Haleluyah. 

6.Standing Applause dengan tiup Shofar, sesudah firman Tuhan
sebelum tiap Shofar, saya melihat Tuhan Yesus di depannya ada kue yang besar banget. Setelah tiup Shofar, saya melihat para Malaikat semua bersama-sama meniup sangkakalanya. Seperti ada sukacita, kegembiraan karena Tuhan Yesus pernah lahir ke bumi dan membawa jiwa-jiwa ke Sorga. 

7.Lagu Happy Birthday.
kami menaikkan lagu Happy birthday Tuhan Yesus … dan saya melihat jiwa-jiwa di Sorga bersukacita. mereka bersalam-salaman, sepertinya damai Sorgawi yang diucapan. kemudian kota emasnya terbuka besar, Allah Bapa duduk di atas tahktaNya dalam kemuliaanNya … emas gemerlap dan segala sesuatunya. Juga ada seperti asap-asap, ada apa Malaikat bersayap 6, kemudian juga ada mata-mata. segala kemuliaan hanya bagi Tuhan Allah yang maha mulia. dan Tuhan sangat senang dan memeluk kita semua. 

8.DOA setelah firman Tuhan: oleh JJ
Tuhan sangat senang ketika JJ berdoa. 
Berfirmanlah Tuhan: 
“AnakKu hambaKu Aku sangat senang bertemu denganmu. tetaplah engkau setia jalan-jalanKu, tetaplah taat akan ibumu, rendah hati selalu. karena berkat-berkatKu telah tersedia bagimu. Aku sangat mengasihimu.” 
Haleluyah. 

9.AKHIR IBADAH.
Bapa Sorgawi, kami sudah selesai ibadah yang sangat sederhana, ya Bapa. 

Berfirmanlah Tuhan: 
“AnakKu walau ibadahmu sangat sederhana, tapi ibadahmu menyenangkan hatiKu. Aku senang berada di tengah keluargamu dan Aku memberkati keluargamu, Aku memulihkan keluargamu sehingga keluargamu boleh menjadi berkat sampai ke ujung bumi.

Anak-anakKu, anak cucu keluarga JPS hambaKu yang Setiawan …
(nampak papi saya langsung berdiri dan di ikuti oleh bapak Abraham) 
Juga hambaKu Abraham yang sangat Aku kasihi …  
Pergilah semuanya, jadilah berkat sampai ke ujung bumi. berkat-berkatKu segera melandamu hai anak-anakKu, biarlah engkau boleh jadi berkat kepada setiap makhluk di bumi ini. Jejakkanlah kakimu ke negeri-negeri yang jauh, takhirkanlah dan bawalah jiwa-jiwa dibawah kakiKu.
 
Waktunya sudah sampai, waktu kedatanganKu yang kedua sudah sangat dekat. Karena itu berkaryalah dengan sekuat tenagamu … apapun yang engkau bisa lakukan, lakukanlah. karena waktunya tidak banyak. karena itu hai anak-anakKu hiduplah sesuai kehendakKu, jadilah berkat bagi sesammu manusia. Aku sangat mengasihimu, Aku menyertaimu dari sekarang sampai selama-lamanya.” 
Haleluyah.  

Setelah Tuhan selesai berfirman, langsung Malaikatnya meniup sangkakalanya. 

10. Saat Teduh.
Setelah saat teduh, langsung kembang api emas memancar dengan meriah … warna gold, Malaikat meniup sangkakalanya. Semua bersukacita hari ini, Haleluyah. Terima kasih ya Bapa, Tuhan Yahushua Hamashia dan Allah Roh Kudus.
Berfirmanlah Tuhan: 
“Aku sangat mengasihimu hai anak-anakKu, hiduplah lurus di hadapanKu. waktunya sudah sangat singkat. Aku mengasihimu, Aku menyertaimu dari sekarang sampai selama-lamanya.” 

Haleluyah, Amin. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar